Saturday, January 25, 2020

Tips - Tips Dasar Membuat Desain Layout yang Efektif



Flat orange layout illustration
By petallvs

Layout Masih Menjadi Bagian Penting


Layout atau tata letak, merupakan bagian penting dari media cetak seperti poster, brosur, flyer dll. Jika desain layout yang sudah di buat berantakan atau kurang rapi, imbasnya adalah pesan yang sudah di rancang akan sulit dimengerti dan membingungkan audience. Bisa dikatakan layout lah yang menentukan seberapa efektif  dari konten yang dibuat. Meskipun konten nya sudah tepat, tapi tidak tersusun rapi, maka pesan yang disampaikan bisa menjadi kurang efektif.

Seharusnya bukan hanya seorang desainer grafis atau orang – orang yang bekerja di media cetak saja yang harus memperhatikan soal tata letak atau layout. Seorang yang berada di bidang pemasaran digital pun juga harus ikut memperhatikan konten dan layout apalagi untuk di promosikan di berbagai media cetak maupun digital.

Contohnya, perbedaan antara desain web dan desain mobile web. Hal utama yang harus diubah untuk menyesuaikan kedua platform diatas adalah layout nya.

Membuat Layout Menjadi Efektif

      1.      Batasi jumlah atau jenis elemen


Layout yang efektif adalah yang bisa memaksimalkan semua elemen yang ada menjadi satu kesatuan dalam menyampaikan pesan. Pilih dan batasi elemen – elemen yang kamu pakai untuk memaksimalkan konten.

Salah satu kesalahan desainer grafis pemula adalah mencoba berbagai jenis elemen untuk mengisi seluruh layout. Ini harus hati-hati dan harus dikontrol. Usahakan jangan terlalu banyak elemen dan sediakan ruang untuk audience melihat atau membaca konten dengan jelas.

      2.      Batasi penggunaan warna


Ini hampir sama dengan elemen yang di atas. Jangan terlalu banyak menggunakan berbagai macam warna untuk terkesan “ramai” atau “indah”. Perhatikan juga ruang dan mata audience agar nyaman dalam melihat kontennya.

Warna memang bisa membuat layout menjadi terlihat berbeda. Tetapi bukan berarti menggunakan banyak warna dalam satu layout. Semakin kontras atau banyak kombinasi yang digunakan, efeknya bisa membuat mata menjadi lelah.

Jadi, batasi jumlah warna dan pastikan konten utamanya terlihat dengan jelas. Jika mata audience lelah melihat layout yang kamu buat, pasti mereka tidak mau melihat lebih lama. Berikan warna yang terbaik, kombinasi yang cukup untuk mendapatkan perhatian lebih dari para audience.

      3.      Batasi jumlah atau jenis font


Hal ini juga bisa membuat seluruh konten menjadi tidak menarik dan terkesan berantakan. Ada ribuan mungkin jutaan font yang bisa di pakai untuk membuat konten. Tapi tidak mungkin untuk memakai begitu banyak font dalam satu layout.

Cukup 3 font yang sudah termasuk font untuk headline atau title, subheading dan body text. Pastikan juga 3 font yang digunakan ini saling “melengkapi”. Dengan membatasi jumlah font dan juga memilih kombinasi font yang tepat, otomatis konten yang sudah dibuat bisa lebih efektif.

      4.      Gunakan grid


Grid merupakan solusi untuk banyak desainer grafis. Cukup dengan satu hal ini, grid membuat semua yang ada di layout menjadi rapi dan terorganisir. Grid juga membantu dalam hal efisiensi. Meletakan elemen utama terlebih dahulu dan membuat elemen selanjutnya menjadi fokus kedua. Intinya adalah membuat “flow” dari layout menjadi seperti mengalir.

Grid sudah pasti sangat berguna jika, konten yang dibuat mempunyai banyak teks. Menjadi lebih mudah untuk mengatur dan merapikan teks yang ada.

      5.      Perhatikan margins


Margin, banyak desainer grafis yang lupa untuk yang satu ini. Jika, konten yang dibuat untuk media cetak, maka margin harus diperhatikan. Semakin halaman kecil, margin pun harus mengikuti. Kamu harus memperlebar margin jika halaman yang ada juga besar.  

Sebenarnya apa yang akan terjadi jika tidak menggunakan margin? Tergantung dari media mana yang dipilih. Untuk media digital, yang harus di perhatikan adalah ukuran dan batas layar. Sedangkan media cetak, harus diingat untuk memberikan ruang pada halaman. Misalnya untuk memberi ruang agar bisa dijadikan buku atau dijilid.



Nah 5 hal diatas adalah hal utama yang harus di perhatikan supaya layout yang akan kamu buat bisa menjadi lebih efektif dan pesan nya menjadi tersampaikan. Berikut ini contoh - contoh desain layout yang menarik.



By inspirationfeed

By inspirationfeed


By inspirationfeed

By pinterest

By design-layout1

Jangan lupa follow Fade Design di TwitterGoogle+ dan Facebook.

S: inspirationfeed, pinterest, design-layout1


About the Author

Muhammad Fadhilah

Author & Editor

Art and Video Games

Post a Comment

 
Fade Design © 2015 - Designed by Templateism.com